Kabar Desa

Masyarakat Desa Gunung Karamat Eratkan Silaturahmi Dengan Gotong Royong

Balaidesa.id – Hari itu ditengah terik sinar matahari yang tertutup dedaunan terlihat ratusan warga masyarakat berkumpul membawa parang, golok, dan cangkul di sebuah bukit di Desa Gunung Karamat Kecamatan Cisolok Sukabumi, Minggu (26/01/2020).

Ternyata, mereka berkumpul bukan untuk berdemonstrasi, melainkan sedang bergotong royong membersihkan lahan yang dipenuhi rumput dan ilalang yang tingginya bisa mencapai satu meter.

Diatas bukit itu kita bisa melihat keindahan alam seperti padang rumput dan hamparan laut yang biru.

Ditengah ratusan warga tersebut terlihat seorang pria yang tengah berdiri memberikan pengarahan kepada seluruh peserta gotong royong ditempat itu, pria itu bernama Subaeta, Kepala Desa Gunung Karamat Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.

Selepas memberikan pengarahan, Subaeta langsung meratakan tanah bekas akar ilalang dengan menggunakan cangkulnya.

“Kita mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk bergotong royong setiap hari minggu,” kata Subaeta sambil mengayunkan cangkulnya.

Lanjut, Subaeta mengatakan bahwa gotong royong merupakan inti dari Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia, untuk itu dirinya ingin menginplementasikannya mulai dari tingkat desa.

“Pak Soekarno selalu mengingatkan pentingnya gotong-royong, nah kita tumbuhkan kembali semangat itu di masyarakat Gunung Karamat,” tambahnya.

Selain untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, kegiatan tersebut dijadikan ajang untuk musyawarah warga dalam merencanakan pembangunan desa.

Lebih jauh Subaeta menjelaskan, lahan yang dibersihkan itu merupakan tempat asal nama Gunung Karamat, yang merupakan salah satu tempat bersejarah.

“Kita sangat menghormati leluhur yang ada di Gunung Karamat, untuk itu kita bersihkan dan kemudian akan kita tata sehingga bisa jadi tempat ngumpul warga,” jelasnya.

“Kalau warga disini, sambung Subaeta, sudah suka dan betah, maka orang lain dari luar sana pun dijamin akan suka datang kesini,” katanya.

Rupanya ditempat itu akan dikemas menjadi objek wisata religi yang diharapkan dapat mengundang para wisatawan untuk datang ke Gunung Karamat.

Sebagai langkah awal adalah melakukan persiapan dengan pembersihan lahan dan pemetaan lokasi.

Usai kegiatan, Suabeta terlihat mengeluarkan beberapa lembar uang dihadapan seluruh warga yang hadir ditempat itu.

Ternyata ada kejutan hadiah, sebagai motivasi bagi setiap kedusunan yang paling banyak mengirimkan warganya untuk bergotong royong.

“Inimah bukan hadiah tapi sebagai motivasi dan penghargaan saja buat warga yang sudah rela meluangkan waktunya berbakti untuk kemajuan desa,” pungkasnya.

Begitulah cerminan masyarakat yang ada di Desa Gunung Karamat saat ini, dari lapis paling bawah memupuk inti ideologi Pancasila yang patut dicontoh oleh kita semua.

Bagikan